Home » PMP » Nih Solusi Mengatasi Duduk Kasus Kepala Sekolah Belum Diisi Didapodik Pada Aplikasi Pmp Versi 2.0 Tahun Pelajaran 2017/2018

Nih Solusi Mengatasi Duduk Kasus Kepala Sekolah Belum Diisi Didapodik Pada Aplikasi Pmp Versi 2.0 Tahun Pelajaran 2017/2018

Rabu, Juni 7th 2017. | PMP

Aplikasi Pemetaan Mutu Pendidikan atau yang dikenal dengan Aplikasi PMP merupakan sistem aplikasi yang dibentuk oleh Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan guna pengambilan data mutu Pendidikan Dasar dan Menengah di Indonesia. Aplikasi ini melibatkan beberapa responden diantaranya kepala sekolah, guru, komite, siswa dan pengawas pembina.

Aplikasi Pemetaan Mutu Pendidikan versi 2.0 di tahun pemikiran 2017/2018 ini belum sepenuhnya sempurna. Hal ini disebabkan lantaran masih ada bug pada aplikasi yang belum sepenuhnya mendukung aplikasi dapodik versi 2018. Apa sih bug? sekedar isu bug berdasarkan wikipedia merupakan sebuah istilah yang pertanda cacat desain pada perangkat keras atau perangkat lunak yang menjadikan terjadinya galat pada peralatan atau aktivitas sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Salah satu catatan bug pada aplikasi ini ialah timbul notifikasi pada halaman utama yang bertuliskan ” KEPALA SEKOLAH BELUM DIISI DIDAPODIK”.

Berdasarkan gambar diatas, kepala sekolah pada aplikasi dapodik sudah tertulis pada pecahan halaman muka/branda, sementara pada aplikasi PMP, terlihat terang notifikikasi yang ditampilkan di halaman muka/branda tertulis “kepala sekolah belum diisi di dapodik”. Lalu bagaimana cara mengatasi notifikasi tersebut? Berikut kami share informasinya untuk anda:
1. Langkah pertama ialah silahkan buka aplikasi dapodik anda dengan memakai user anda sendiri.
2. Langkah berikutnya ialah silalahkan pilih nama guru yang menjabat sebagai kepala sekolah pada sajian guru, kemudian klik sajian ubah yang terletak pada pecahan atas sebelah sub tab sajian tambah dan atau sub tab sajian simpan. Perhatikan gambar berikut:

Keterangan Gambar:

  1. Silahkan pilih sajian guru pada aplikasi dapodik( Gb.1)
  2. Silahkan pilih nama guru yang menjabat sebagai kepala sekolah (Gb.2), dan
  3. silahkan pilih sajian ubah (Gb.3) 

3. Langkah yang ketiga ialah silahkan anda cek data rinci kepegawian PTK tersebut melalui data rinci PTK. Untuk Jenis PTK yang dipilih ialah Kepala Sekolah. Kemudian perhatikan data isian pada sub tab sajian Tugas Tambahan Kepala Sekolah. Apabila terdapat isian untuk data TST tambahan, silahkan anda hapus data TST embel-embel tersebut. Perhatikan gambar berikut:

Keterangan Gambar:
  1. Silahkan pilih jenis PTK pada data rincian PTK di pecahan data kepegawaian menyerupai yang ditunjukkan pada gambar No. 4
  2. Sillahkan pilih sajian kiprah embel-embel menyerupai yang ditunjukan pada gambar No. 5
  3. Pada Menu Tugas Tambahan, silahkan kosongkan data pada TST embel-embel (Gb. 6)
  4. Silahkan anda klik sajian simpan menyerupai yang ditunjukkan pada gambar No. 7

Bagi sekolah yang kepseknya ialah PLT, maka langkah yang harus dilakukan ialah menyerupai gambar berikut:

 Keterangan Gambar:
  1. Silkan pilih jenis PTK pada data rincian PTK dibagian data kepegawaian menyerupai yang ditunjukkan pada gambar No. 4
  2. Silahkan pilih sajian kiprah embel-embel menyerupai yang ditunjukkan pada gambar No. 5
  3. Pada sajian kiprah tambahan, silahkan kosongkan data pada TST tambahan  (Gb. 6)
  4. Silahkan anda klik sajian simpan menyerupai yang ditunjukkan pada gambar No. 7

4. Setelah langkah pertama sampai langkah ketiga selesai dilakukan, langkah terakhir ialah silahkan anda buka aplikasi PMP anda. Anda akan melihat nama kepala sekolah anda sudah terupdate pada aplikasi tersebut. 

Demikianlah solusi mengatasi persoalan kepala sekolah belum disi didapodik pada aplikasi PMP versi 2.0 tahun pelajaran 2017/2018. Semoga bermanfaat bagi semua!!!
tags: , , , , ,